Langsung ke konten utama

ketika rindu menyapa, di mana

Rindu, itu yang ku rasakan, entah ini sebuah kemurnian atau sebuah keadaan yang menjadi penyebab adanya kerinduan ini.
bagi aku sih, rindu tak sesakit ketika gigiku mulai mengeluh pada ku, hanya saja aku menafsiri mereka yang terbuai cinta khususnya ketika rindu itu menyapa mereka sih terlalu sempit memaknai rindu sehingga menyiksa dan menyepitkan ruang gerak dan substansi rindu itu sendiri. 
'AKU MERINDUKANMU, SEAKAN TIADA RASA YANG PALING BERAT YANG AHRUS AKU TANGGUNG SELAIN RINDU'. y itulah mereka, seakan-akan rindu menjadi sebuh hal yang menakutkan.
aku sendiri memaknai rindu adalah sebuah proses di mana aku harus sadar bahwa kau sedang bermimpi, bagaimana mimpi, ? seakan nyata namun pada realitasnya itu sebuah mimpi (nounsense). 
jadi aku harus bangun, dari mimpi itu, ya itu sih presepektif aku. gimana menurut kalian,?
ada hal-hal yang di mana itu menjadi moment bagi kita yang nantinya akan mengundang sebuah kerinduan. artinya penyebab. jika kamu rindu pada pacarmu, maka pacarmu menjadi pelantara kerinduanmu. 
tak ada yang special dari kalimat acak acakan di atas, hanya aku akan mengatakan pada dunia bahwa
"ketika aku merindukan seseorang, aku percaya bahwa orang yang aku rindukan pun juga merindukanku, setidaknya aku pernah terlintas dalam bayangannya. walaupun mungkin aku dan orang itu belum saling kenal. maka ituah kekuatan sebuah rindu"
"rindu tak selalu harus ada dekatnya sebagai penawar. bahkan aku akan semakin rindu ketika aku mulai meninggalkan senyumnya" Itu aku.




By: Mr Six



Komentar

Postingan populer dari blog ini

KAMU HARUS BAPER.

KAMU HARUS BAPER.   Buat yang lagi bingung. Ngapain loe Ngelamun.!!! Ne baca tulisan ane. Hidup itu simple . Tapi tak semudah seperti yang kita ucapkan. Jika hari ini kalian masih mengatakan bahwa hidup itu sulit, hidup itu ribet, hanya karena patah hati, ditinggal gebetan, berarti kalian masih tidak hidup dalam kehidupan yang sesungguhnya. Ada yang bertanya “kehidupan sesungguhnya itu apa? Dan ada di mana?” Jawabannya ada pada kalian. Artinya kehidupan sebenarnya adalah kalian, dan keberadaannyapun bersama kalian. Kenapa bisa? Jika loe masih belum ngertiin diri loe, gimana mau ngeritiin orang lain. Bener gak? Bener enggaknya ada pada loe juga. Oke. Mungkin kemaren aku nulis tentang beberapa resume tentang masalah hidupku. Tapi kali ini, aku akan coba buat sedikit cerita soal kehidupan. “loh kok kehidupan bang? Kok bukan BAPER?” “hah. Hah. Hah. Itu mah buat narik minat loe aje agar baca tulisan gue” . Menurutku kehidupan dapat dapat kita dapatkan di manapun, dan ...

Sudut PandangKu

Pada kenyataannya, manusia tidak lepas dari sebuah pilihan, ada yang mampu memilih dari beberapa pilihan tersebut, ada juga yang bahkan terhimpit oleh pilihan itu. Ada yang mengatakan bahwa di Dunia ini ada dua macam manusia, yaitu pemenang dan pecundang. Entah apa makna sebenarnya dari pemenang dan peundang. Bagi aku semua manusia itu sama. Tak bisa dikelompokan dengan istilah pemenang dan pecundang. Karena semua itu hanyalah sebuah prespektif. Aku adalah seorang mahasiswa yang tidak terlalu banyak memiliki teman. Aku juga kurang menarik.  Bagi aku. Aku hidup dalam seboah obsesi yang terkadang itu harus menjadi kenyataan dalam hidupku. Kesulitan dalam hidup adalah i can’t do something step by step. I like a something news. Aku terlalu terobesesi dengan kata SUKSES. Bahkan bagi aku sukses itu mudah. Namun realitanya tidaklah seperti itu. Aku meyakini bahwa SUKSES ada dalam genggaman. Jika genggaman itu kau lepas, maka aku yakin, KESUKSESAN-pun akan lari bersama lambay...